Info Denpasar Seputar Prokes, Rakerda ICSB dan Update Covid 19

Sekitar 28 Pelanggar Prokes Dijaring Tim Yustisi Denpasar



BM-NEWS.COM ll DENPASAR lTim yustisi Denpasar tidak pernah lelah mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan. Siang Malam tim yustisi ini melakukan pemantauan dan penindakan terkait pelanggaran prokes. Kali ini Tim Yustisi Kota Denpasar kembali menjaring 28 pelanggar protokol kesehatan Senin (22/11) kemarin.

 Pelanggar tersebut dijaring saat Tim melakukan  penertiban di Simpang  Jalan  Diponogoro - Jalan Waturenggong Desa Dauh Puri Kelod   Kecamatan Denpasar Barat. Hal ini disampaikan Kasatpol Kota Denpasar Dewa Anom Sayoga

Lebih lanjut dikatakan, dari 28 pelanggar sebanyak  11 orang dibina karena salah menggunakan masker dan didenda ditempat sebanyak 17 orang karena tidak menggunakan masker. "Supaya mereka tidak melanggar kembali maka semua  pelanggar juga  diberikan sanksi fisik berupa push up di tempat," ungkapnya.

Berbagai langkah telah dilakukan namun masih ada masyarakat yang melakukan pelanggaran. Untuk itu pihaknya akan lebih gencar melakukan penertiban. Kami juga terus  mengimbau masyarakat agar selalu mentaati protokol kesehatan. Mengingat sampai saat ini masih ada penularan virus covid 19. Meskipun sudah melandai, namun  dalam upaya menekan penularan maka masyarakat wajib mentaat protokol kesehatan salah satunya taat menggunakan masker.(tra).


Wawali Buka Secara Resmi Rakerda ICSB Provinsi Bali 2021



Ket foto : Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat membuka dan menyematkan PIN serangkaian pelaksanaan Rakerda ICSB Provinsi Bali Tahun 2021 di Dharma Negara Alaya, Kota Denpasar, Senin (22/11). 

BM-NEWS.COM ll DENPASAR l,Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara resmi pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Indonesia Council For Small Business (ICSB) di Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar, Senin (22/11) kemarin.

Kegiatan rutin tahunan guna membangun sinergi program ini dihadiri Incoming Chair ICSB Global, Hermawan Kertajaya, President ICSB, Jacky Mussry, Founder ICSB, AA Gede Ngurah Puspayoga, Regional Director ICSB Bali, Dewa Made Mahayadnya. 

Dalam kesempatan tersebut Wawali Arya Wibawa turut menyematkan PIN Pengukuhan Pengurus Korwil dan Regional Director ICSB Kabupaten/Kota se-Bali.

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, kehadiran ICSB dalam hal ini memiliki peran penting dalam menggandeng agregator dalam mendukung pelaku UMKM.

Hal ini utamanya dalam menjalankan 7 fungsi utama bisnis, yakni pengembangan produk, pengembangan kemasan, pengembangan merek, akses pasar, rantai pasok, pengembangan SDM dan akses pembiayaan.

Sehingga, misi ISBC dalam mengembangkan semangat kewirausanaan para pengusaha kecil dan menengah di Indonesia dapat diwujudkan. 

"Pemerintah Kota Denpasar terus berupaya memberikan dukungan untuk membangkitkan dan mengembangkan jiwa kewirausahaan bagi para enterpreneurship di Kota Denpasar melalui program unggulan," jelasnya

Pada kesempatan tersebut Arya Wibawa berpesan kepada seluruh komponen masyarakat terutama para enterpreneurship untuk bersama-sama mendukung pembangunan daerah. Hal ini dilaksanakan dengan mengembangkan potensi, kreatifitas dan kearifan lokal serta menumbuhkan jiwa wirausaha UMKM. Sehingga secara berkelanjutan kedepannya mampu bersaing di tingkat regional dan internasional. 


"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada ICSB Regional Bali karena telah menjadi integrator bagi keempat pilar ICSB untuk bisa memberikan kontribusi lebih optimal bagi para UKM, saya berharap dengan segenap stakeholder dapat membangkitkan semangat bagi para pelaku UMKM untuk tetap tumbuh dan berkembang di masa pandemi," ujarnya

Regional Director ICSB Bali, Dewa Made Mahayadnya mengatakan, keberadaan ICSB ini bertujuan untuk menjadi integrator bagi empat pilar yakni Pemerintah, Pelaku Bisnis, Peneliti dan Pendidik. Sehingga secara berkelanjutan dapat meningkatkan daya saing UMKM di Indonesia, khususnya Bali dan Kota Denpasar. 

Pihaknya mengatakan, di masa pandemi saat ini tentunya ICSB berkomitmen untuk mendukung pemulihan perekonomian Bali. Sehingga Bali dapat tumbuh kembali baik secara kesehatan dan perekonomian.

"Pelaksanaan Rakerda kali ini dirangkaikan dengan pelantikan beberapa pengurus Regional Bali dan Pengurus ICSB Kabupaten/Kota se-Bali, selain itu juga Rakerda ini merupakan momentum untuk menyelaraskan program kerja ICSB Pusat dan Daerah bersama empat pilar lainya," jelasnya

Incoming Chair ICSB Global, Hermawan Kertajaya menjelaskan, pelaksanaan Rakerda kali ini selain untuk membangun sinergitas program, hal ini juga berkaitan dengan komitmen suksesi pelaksanaan ICSB Internasional di Tahun 2023 nanti. 

"Kami berharap Rakerda kali ini dapat memberikan gambaran tentang komitmen dalam membangun sinergitas empat pilar ICSB serta mendukung pelaksanaan ICSB Internasional Tahun 2023 nanti," harapnya. (Ags/tra).

Prosentase Pasien Sembuh Covid-19 di Denpasar Capai 97,17 Persen

 Ket foto : Juru Bicara Satgas  Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

BM-NEWS.COM ll DENPASAR l Konsistensi penambahan kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar secara otomatis meningkatkan prosentase kesembuhan pasien. Berdasarkan data resmi diketahui kasus sembuh bertambah sebanyak 6 orang. Penambahan ini secara otomatis meningkatan prosentase kesembuhan pasien menjadi 97,17 persen, pada Senin (22/11) kemarin.

Sementara itu kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 4 orang dan kasus meninggal dunia kembali nihil. Dari data tersebut, secara komulatif kasus positif covid-19 di Kota Denpasar tercatat 37.855 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 36.781 orang  (97,17) persen), meninggal dunia sebanyak 999 orang (2,63 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 75 orang (0,20 persen).   

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, kendati kasus covid 19 di Denpasar sudah semakin menurun dan melandai namun penularan virus covid 19 masih ditemukan, oleh karena itu ia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.

"Kondisi  ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid sewaktu waktu bisa kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM ," ujar Dewa Rai

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 2 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. 

 Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun, ibu hamil dan disabilitas.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ajak Dewa Rai  

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.   

"Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan)," kata Dewa Rai. (tra).


0 Comments

Leave a comment

Kode Acak