Info Denpasar Seputar Sapi Liar, Karya Padudusan, Covid, Pangan, HKN dan PGRI

Warga Mengadu ke Lurah Padang Sambian Terkait Sapi Liar

DENPASAR ll BM-NEWS.COM  Menindaklanjuti aduan warga perihal sapi yang berkeliaran dan membuang kotoran di area perumahan warga, Kelurahan Padang Sambian dibawah komando Lurah Padang Sambian, I Ketut Alit Artika, dan jajaran petugas mulai menyisir lingkungan Buana Indah untuk melakukan tindakan pemantauan, Rabu (30/11).



Lurah Alit Artika menjelaskan, pada saat melakulan pemantauan, petugas berfokus pada sejumlah sapi yang sering berkeliaran di area pemukiman warga. 

"Kami mendapatkan aduan dari warga soal sapi sapi yang sering berkeliaran di area perumahan. Dari hasil pemantauan  tadi pagi, sebanyak 4 ekor sapi sudah ditangkap dan dijual. 3 ekor lainnya sudah dipatok dan kami ikat, sedangkan 5 ekor tadi sempat lari ke semak semak, dan masih kami upayakan untuk ditangkap," jelasnya.

Sapi sapi ini, lanjut Alit Artika kerap membuang kotoran dan merusak tanaman warga di area perumahan tersebut. 

"Untuk kenyamanan warga, maka tindakan pagi ini perlu kami libatkan warga. Karena memang keberadaan sapi sapi ini menganggu  aktifitas masyarakat, karena hewan mereka  membuang kotoran sembarangan hingga merusak tanaman warga," tegasnya. 


Tindakan pemantauan ini melibatkan unsur Satpol PP, aparat Polsek Denpasar Barat serta staf kelurahan lainnya. Alit Artika mengatakan, pihaknya masih akan melanjutkan tindakan ini hingga semua sapi yang berkeliaran dapat ditangkap dan dikandangkan.(hms/tra).

Pemkot Gelar Karya Padudusan Agung Pemahayu Jagat 

DENPASAR ll BM-NEWS.COM l Pemkot Denpasar menggelar Karya Padudusan Agung Pemahayu Jagat dan Mapakelem Kota Denpasar di Pura Dalem Sakenan, Kelurahan Serangan  Denpasar bertepatan dengan Budha Kliwon Wuku Gumbreg, Sasih Kaenem, Rabu (30/11).


Ket foto : Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana saat mengikuti rangkaian Karya Padudusan Agung Pemahayu Jagat dan Mapakelem Kota Denpasar di Pura Dalem Sakenan, Serangan Denpasar bertepatan dengan Budha Kliwon Wuku Gumbreg, Sasih Kaenem, Rabu (30/11).

 Kegiatan yang dilaksanakan sebagai wujud syukur sekaligus menjaga keseimbangan alam semesta ini turut dihadiri Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana.

 Tampak hadir pula Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Panglingsir Puri se-Kota Denpasar, perwakilan Forkopimda Kota Denpasar, OPD serta Bendesa Adat se-Kota Denpasar. 

Diringi suara kekidungan dan gambelan Gong Gede Desa Adat Panjer, rangkaian Puncak Karya berlangsung khidmat yang diawali dengan pangilen Tari Rejang Sari dan Rejang Renteng dari WHDI Kecamatan Denpasar Selatan, dilanjutkan dengan Tari Baris Gede oleh Perbekel/Lurah se-Kota Denpasar. Selain itu turut dipentaskan Topeng Wali dan Tari Rejang Dewa. 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam kesempatan tersebut turut Ngayah Megambel bersama Sekehe Gong Gede Desa Adat Panjer. Sementara itu, Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara dan Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa turut ngayah Tari Rejang Renteng. 

Adapun seluruh rangkaian Puncak Karya dipuput oleh Tri Sadhaka yakni Ida Pedanda Putra Telaga, Griya Telaga Gulingan Sanur, Ida Pedanda Gede Made Dharma Kerthi, Griya Budha Saraswati Taman Sari Batuan, Sukawati dan Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Kerti Buana, Griya Batur Giri Murti, Denpasar. 

Usai pelaksanaan karya, Tirta Pemahayu Jagat turut ditunas oleh Bendesa Adat se-Kota Denpasar untuk dipercikan di seluruh wilayah Desa Adat dan Pekarangan Rumah Masyarakat. 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan bahwa upacara ini merupakan momentum bagi seluruh masyarakat bersama Pemerintah Kota Denpasar untuk selalu eling dan meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa.

 Karya ini juga menjadi sebuah momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana.

“Dengan pelaksanaan Karya Padudusan Agung Pemahayu Jagat dan Mapakelem Kota Denpasar  ini merupakan wujud syukur serta sebuah upaya untuk menjaga keseimbangan alam semesta beserta isinya.


Untuk itu mari kita tingkatkan rasa sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana, serta seluruh masyarakat dan alam semesta beserta isinya terhindar dari penyakit dan marabahaya,” ujar Jaya Negara

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Denpasar, IB Alit Antara menjelaskan, Rangkaian pelaksanaan Karya Padudusan Agung Pemahayu Jagat Kota Denpasar diawali dengan Mapiuning Karya pada Tumpek Landep, 5 November lalu.

Dilanjutkan dengan Mapepada dan Mendak Pakuluh yang dilaksanakan pada Senin. Sedangkan Puncak Karya Padudusan Agung Pemahayu Jagat dan Mapakelem Kota Denpasar dilaksanakan bertepatan dengan Budha Kliwon Wuku Gumbreg, Rabu (30/11). 

Lebih lanjut dijelaskan, berdasarkan Lontar Widhi Sastra Roga Sangara Bumi tujuan Pemahayu Jagat adalah untuk menjaga ketentraman dan mensejahterakan umat manusia. Hal ini dilaksanakan dengan memohon anugrah dengan menggelar upakara kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa dalam menifestasinya sebagai Sang Hyang Baruna. 

“Tentunya upcara ini merupakan wujud bhakti dan syukur dalam menetralisir gering atau wabah seperti Covid-19, Gerubug pada hewan dan Sasap Merana pada tumbuhan, sehingga mampu terciptanya hubungan yang harmonis serta keseimbangan alam semesta sesuai dengan Tri Hita Karana,” ujarnya. (AGs/tra).

Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 28 Orang

DENPASAR ll BM-NEWS.COM Kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar terus bertambah. Berdasarkan data resmi harian penanganan Covid-19  diketahui kasus meninggal dunia nihil penambahan. Kondisi ini dibarengi dengan penambahan kasus sembuh sebanyak 28 orang. Sementara itu, kasus positif  bertambah sebanyak 21 orang di Kota Denpasar pada Rabu (30/11).




Ket foto : Juru Bicara Satgas  Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede  Rai. 

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar tercatat 55.562 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 54.224 orang  (97,59 persen), meninggal dunia sebanyak 1.140 orang (2,05 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 198 orang (0,36 persen). 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini penularan virus covid 19 di Kota Denpasar sudah melandai, namun demikian masyarakat tetap diimbau agar tetap  menerapkan protokol kesehatan dan  jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan. 

"Walaupun kasus sudah menurun tetapi  harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid akan kembali meningkat, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 1 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan sub varian baru yang disebut dengan varian Omicron.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan sosialisasi dan edukasi berkelanjutan.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun serta usia 6-11 tahun,  ibu hamil dan disabilitas. Selain itu, Kota Denpasar juga telah memulai pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

Tak hanya itu, Satgas Covid-19 Kota Denpasar telah merancang 6 langkah strategis mengatasi lonjakan kasus covid 19, mulai dari peningkatan kapasitas 3 T ( tracing, testing, treatment), mengencarkan pelaksanaan vaksinasi termasuk booster, mewajibkan penerapan aplikasi Peduli Lindungi,  Optimalisasi Rumah Sakit Rujukan mulai dari ketersediaan Bad, Oksigen dan Obat obatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ajak Dewa Rai   

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Hindari kerumunan,  gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 5M," kata Dewa Rai. (hms/tra).

Jaga Harga, Pemkot Denpasar Kembali Gelar Bazar Pangan

DENPASAR ll BM-NEWS.COM  Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan gelar kembali Bazar Pangan guna menjaga stabilitas harga pangan pokok akibat imbas dari laju inflasi, kali ini bertempat di Lapangan Lumintang, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Rabu (30/11).



Seperti diketahui, harga bahan pangan pokok utama di operasi pasar terpaut lebih murah dibandingkan harga dipasaran, seperti beras pertiwi Rp. 52.000,-/5Kg, telur tanggung seharga Rp. 52.000,-/Krat, minyak goreng Rp. 13.500,-/Liter, bawang merah Rp. 33.000,-/Kg, bawang putih Rp. 16.000,-/Kg, cabe kecil Rp. 28.000,-/Kg, cabe besar Rp. 13.000/Kg.

Walikota Denpasar, Jaya Negara bersama Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana tampak hadir meninjau bazar pangan, didampingi Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, IB. Mayun Suryawangsa. 

Walikota Jaya Negara menyampaikan kegiatan Bazar Pangan yang gencar dilaksanakan di Kota Denpasar memberikan hasil yang cukup baik dengan terkendalinya inflasi diangka -0,04 di Bulan Oktober, berdasarkan data yang kami himpun dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Denpasar.

"Pemerintah Kota Denpasar akan terus memantau dan mengevaluasi dampak dari kegiatan Bazar Pangan ini terhadap pergerakan laju inflasi di Kota Denpasar, dan kami harapkan kegiatan ini mampu menjaga harga kebutuhan pangan pokok tetap terjangkau di masyarakat," kata Jaya Negara. Selain Bazar Pangan kata Jaya Negara, Pemkot Denpasar juga rutin menggelar operasi pasar.


Sementara itu, Prapti, warga sekitar yang ditemui saat berbelanja beberapa kebutuhan pokok mengaku harga yang ada di Bazar Pangan terpaut lebih murah dibandingkan harga dipasaran.

"Selisih harga di Bazar Pangan ini sangat membantu, karena ini merupakan kebutuhan pangan pokok sehari-hari yang pasti harus terbeli dan kami harap pemerintah akan terus mengupayakan agar harga-harga dipasaran kembali normal," ujar Prapti. (Hms/tra).

Wujudkan Denpasar Sehat Melalui Spirit Vasudaiva Kutumbakam

DENPASAR ll BM-NEWS.COM Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa hadiri peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58 dan Hari Aids Sedunia (HAS) Tahun 2022 yang dipusatkan di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Rabu (30/11). 


Kegiatan yang dihadiri Forkopimda Kota Denpasar, anggota DPRD Kota Denpasar, AA Putu Gde Wibawa, OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar serta tenaga kesehatan dan undangan lainnya. 

Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa  mengatakan pembangunan kesehatan sebagai salah satu upaya pembangunan Nasional yang diarahkan untuk tercapainya kesadaran, kemauan, dan kemampuan untuk hidup sehat bagi seluruh masyarakat. 

Peringatan HKN ke 58 Tahun 2022 mengangkat tema "Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku" sedangkan peringatan HAS Nasional mengangkat tema " Satukan Langkah Cegah HIV, Semua Setara Akhiri AIDS" hal ini sejalan dengan spirit Pemerintah Kota Denpasar "Vasudaiva Khutumbakam" menyama braya. 

"Dengan tema tersebut sejalan dengan spirit kita di Kota Denpasar yang mengandung makna dalam kehidupan ini kita semua bersaudara semua sektor kehidupan harus diselesaikan dengan parasparos sarpanaya, salunglung sabayataka. Semua persoalan yang kita hadapi, mari kita selesaikan bersama," ujarnya. 

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua insan kesehatan, masyarakat, lintas sektor, swasta, media, LSM dan akademisi yang telah bahu membahu dalam melaksanakan pembangunan kesehatan di Kota Denpasar. 

Sementara Ketua Panitia, Tri Indarti mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk membawakan pesan bahwa di masa transisi pandemi ke endemi kita tidak boleh lengah, seluruh komponen bangsa, masyarakat, ormas maupun swasta berperan serta dalam menjaga kesehatan dan semakin menggalakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). 


Lebih lanjut Tri Indarti yang juga Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar mengatakan berdasarkan laporan sampai dengan Bulan Oktober 2022 jumlah kasus HIV dan AIDS yang tercatat di Kota Denpasar sebanyak 14.577 kasus.

Dari data tersebut adapun golongan umur kasus HIV terbanyak pada usia produktif yaitu 20-29 Tahun (38%), usia 30-39 tahun (34%) dan usia 40-49 tahun (16%). Sedangkan resiko penularan terbanyak heteroseksual sebanyak 72% kasus, homoseksual (19%), Narkotika (4%) dan dari ibu ke bayi (3%).

"HIV masih menjadi masalah kesehatan global dan nasional. Oleh karena itu diperlukan dukungan semua pemangku kepentingan untuk mengatasi tantangan tersebut, baik oleh Pemerintah, akademisi,masyarakat, swasta maupun semua stake holder," ujarnya. 

Terkait rangkain kegiatan pihaknya mengatakan diisi berbagai lomba, sosialisasi, bantuan sosial, donor darah, launching Gadar Santi serta dilaksanakan pelantikan KSPAN sekolah-sekolah di Kota Denpasar. (hms/tra).

Puncak Peringatan Hari PGRI ke 77 dan Hari Guru Nasional

DENPASAR ll BM-NEWS.COM l Puncak Peringatan HUT PGRI Ke 77 dan Hari Guru Nasional di Kota Denpasar ditandai dengan penyerahan penghargaan Widya Purna Nugraha kepada para guru yang memasuki masa purna Bhakti. Penyerahan penghargaan ini diserahkan Wakil Walikota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa, di Gedung Dharma Negara Alaya, Rabu (30/11).


 Hadi juga Komisi I  DPRD Kota Denpasar, I Ketut Suteja Kumara, Ketua PGRI Kota Denpasar, I Ketut Suarya dan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Denpasar AA Gede Wiratama.

Tiga tahun lalu sampai dengan sekarang banyak hal yang telah kita hadapi dalam dunia pendidikan. Ketangguhan ini didorong oleh kemauan kita untuk berubah, meninggalkan kebiasaan–kebiasaan lama yang tidak lagi sesuai dengan tantangan dan kebutuhan zaman. 

Hal ini juga didorong oleh semangat kita untuk terus berinovasi dan menciptakan perubahan yang membawa kita melompat ke masa depan, demikian disampaikan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat membacakan sambutan Walikota Denpasar secara tertulis.

Lebih lanjut dikatakan saat ini  Platform merdeka belajar sepenuhnya dirancang oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan guru akan ruang untuk belajar, berkarya, berinovasi dan berkolaborasi. Ini adalah perubahan besar cara kerja pemerintah dalam melayani masyarakat. 

Dalam platform merdeka belajar, guru bisa mengakses modul pembelajaran dengan gratis, mengunggah dan membagikan konten-konten praktik baik pembelajaran, dan terkoneksi dengan rekan sesama guru dari daerah lain.

Guru itu bukan sekedar menjadi pintu ilmu tetapi guru adalah penuntun jiwa. Maka siapapun yang melakukan pembangunan, lebih dahulu mereka harus belajar dan mereka harus menyiapkan diri. Guru lah pemegang kunci kualitas atau tidaknya suatu generasi. 



Dalam kesempatan ini, kami selalu yakin bahwa ide-ide brilian itu perlu didukung dengan kesejahteraan para guru. Untuk itulah kami saat ini terus memperioritaskan pengangkatan guru honorer sebagai aparatur sipil negara (ASN) melalui seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

“Saya ucapkan selamat hari guru nasional tahun 2022 dan selamat ulang tahun ke-77 PGRI kepada  para guru di seluruh tanah air, semoga pengabdian kita memberikan makna bagi bangsa dan negara”, ungkapnya.

Ketua PGRI Denpasar I Ketut Suarya menyampaikan Pada puncak HUT PGRI pada 30 November hari ini dilaksanakan penyerahan penghargaan Widya Purna Nugraha kepada para guru yang memasuki purna bakti. 

Selain itu PGRI Denpasar juga memberikan penghargaan Widya Praja Nugraha kepada Walikota Denpasar Jaya Negara karena telah memberikan pengabdian, dedikasi serta memajukan dunia pendidikan di Kota Denpasar yang pada kesempatan ini di terima oleh Bapak Wakil Walikota Denpasar. (ays/tra).

0 Comments

Leave a comment

Kode Acak