Info Terkini Bali Seputar Kebijakan OJK, Orasi Budaya dan Rakornas

OJK Berikan Kebijakan Spesial Bali Perpanjangan Restrukturisasi

DENPASAR ll BM-NEWS.COM l Pandemi COVID-19 telah menimbulkan berbagai dampak negatif yang signifikan pada ekonomi nasional, tercermin dari capaian pertumbuhan nasional yang terkontraksi sebesar -2,07% (yoy) pada 2020. Kontraksi lebih dalam dialami Bali karena Bali bergantung pada aktivitas pariwisata, dengan kontraksi pertumbuhan mencapai -9,33% (yoy) terendah dibandingkan seluruh provinsi lainnya di Indonesia. Demikian disampaikan Gubernur Bali DR. IR. Wayan Koster M.M, di Jaya Sabha Denpasar, Senin (28/11).

Menurut Gubernur Koster, penurunan kinerja sektor pariwisata terjadi pasca diberlakukannya berbagai kebijakan pembatasan mobilitas.  Perlambatan kinerja sektor pariwisata Bali terkonfirmasi melalui penurunan penyaluran kredit pada Lapangan Usaha (LU) terkait pariwisata (LU Akomodasi makanan dan minuman dan LU Perdagangan). 

"Sebelum pandemi (2019), rata-rata pertumbuhan penyaluran kredit pada LU Akomodasi makanan dan minuman dan LU Perdagangan masing-masing mencapai 15,31% (yoy) dan 3,71% (yoy). Capaian ini kemudian menurun di 2020, yang mana pertumbuhan penyaluran kredit LU Akomodasi makanan dan minuman tercatat sebesar 11,74% (yoy) dan LU Perdagangan terkontraksi -2,57% (yoy)," paparnya.

Gubernur menyatakan di tengah terbatasnya pertumbuhan kredit, tingkat Non Performing Loan (NPL) dan Loan at Risk (LaR) pada sektor pariwisata tercatat meningkat signifikan utamanya sejak Maret 2020. Pada 2021 perekonomian nasional dan Bali mulai menunjukkan tren perbaikan. 

"Tren perbaikan pertumbuhan ekonomi terus berlanjut hingga pada triwulan III 2022, pertumbuhan ekonomi Bali tercatat mampu tumbuh sebesar 8,09% (yoy), meningkat dari triwulan sebelumnya yang tumbuh 3,05% (yoy)," katanya.

Gubernur Koster, memaparkan secara nominal ekonomi Bali (PDRB BALI) belum kembali pada level 2019, seperti sebelum pandemi COVID-19. Bali secara khusus mengharapkan adanya kebijakan spasial yang dapat membantu percepatan pemulihan ekonomi pada khususnya sektor pariwisata Bali. Pada 28 Oktober 2022, POJK No.19 Tahun 2022 disahkan OJK dan menjadi sebuah jawaban dari kondisi yang dihadapi Bali.

"Kami secara khusus mengajukan permohonan ini kepada Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan melalui Surat No 800.S80/4302/SEKRET tanggal 11 Februari tahun 2022. Surat tersebut mengharapkan OJK akan memperpanjang periode pemberian restrukturisasi kredit bagi pelaku usaha di Bali yang awalnya akan diberlakukan sampai dengan 31 Maret 2023, menjadi diperpanjang hingga 31 Maret 2024," ungkapnya.

Dikatakan Koster, kebijakan baru tersebut, merupakan tindak lanjut surat permohonan Gubernur Bali dan pertemuan Ketua OJK dengan Gubernur Bali didampingi Tim Ekonomi Bali pada 11 Agustus 2022 lalu di Jaya Sabha, yang membahas perkembangan ekonomi Bali sebagai dasar usulan perpanjangan kebijakan restrukturisasi kredit di Bali yang menjadi aspirasi kuat dari para Pelaku Usaha Bali. 

"Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya bahwa OJK memberikan perhatian kepada daerah yang terkena dampak pandemi secara mendalam seperti Bali. Dalam POJK No 19 tahun 2022, POJK memberikan perlakuan khusus kepada Jasa Keuangan pada Daerah dan sektor tertentu di Indonesia yang terkena bencana. Kondisi ini sangat relevan dengan kondisi yang terjadi di Bali saat ini,"ulasnya.

Gubernur mengatakan kebijakan khusus OJK terhadap Bali kemudian dituangkan kedalam Keputusan Dewan Komsioner OJK No 34/KDK 03/2022 Tentang Penetapan Sektor Penyediaan lAkomodasi Makan dan Minum, sektor Tekstil dan Produk Tekstil serta Alas Kaki.

Sedangkan Segmen Usaha Mikro Kecil dan Menengah serta Provinsi Bali sebagai sektor dan Daerah Yang Memerlukan Perlakuan Khusus. Kebijakan Dewan Komisioner OJK tentang perpanjangan restrukturisasi kredit perbankan mulai berlaku sejak 1 April 2023 sampai dengan tanggal 31 Maret 2024. 

'Kami mengucapkan terimakasih kepada Presiden yang menjadikan Bali sebagai tempat pertemuan KTT G20 2022 yang baru saja berakhir. Dengan kepemimpinan Indonesia oleh Presiden RI Joko Widodo, KTT G20 berjalan dengan baik, lancar serta berhasil mengeluarkan Bali Leaders Declaration (15 -16 November 2022)," katanya.

Dikatakan Gubernur sejak November 2021 sampai dengan 14 November 2022, berbagai even utama dan lokasi even G20, diselenggarakan oleh Kementerian, Lembaga dan Organisasi Swasta hampir sebagian besar dilaksanakan di Bali. Demikian pula, infrastruktur ditempat-tempat pelaksanaan acara KTT G20 dilakukan perbaikan yang memperlancar, dan memperindah Bali. 

"Dampak dari pelaksanaan KTT G20 sangatlah membantu dalam mempercepat pemulihan ekonomi Bali, dan kita berharap terus berlanjut untuk tahun-tahun yang akan datang. Juga tetap berharap, agar pemberian dukungan insentif spasial lainnya bagi sektor pariwisata, seperti keringanan pembayaran pajak, untuk memperpanjang kebijakan jaminan pemerintah (jaminah) untuk korporasi dan UMKM tetap berlanjut," ungkap Koster.

Lebih lanjut, dikatakan Koster sinergi dan kolaborasi pemangku kepentingan di Bali dan pusat diharapkan bisa terus berlangsung dalam rangka mendukung percepatan pemulihan ekonomi Bali ke depan, untuk mewujudkan Ekonomi Kerthi Bali yang hijau, tangguh, dan sejahtera.

"Dengan keluarnya kebijakan baru OJK, kami tegaskan agar perbankan di Bali melaksanakan kebijakan perpanjangan restrukturisasi kredit kepada Pelaku Usaha di Bali, dengan semangat kebersamaan mempercepat pemulihan perekonomian Bali," tegas Gubernur Koster. (tutt/tra).

Ubud Campuhan Budaya 2022 Cok Ace Beri Orasi Kebudayaan

GIANYAR ll BM-NEWS.COM l Wakil Gubernur Bali Prof Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menutup acara Ubud Campuhan Budaya Neoclassic Culture 2022 yang diselenggarakan oleh Yayasan Janahita Mandala Ubud dengan membacakan Orasi Kebudayaan di hadapan puluhan undangan yang hadir langsung di Museum Puri Lukisan, Ubud, Gianyar, Minggu (27/11) malam. 




Orasi Kebudayaannya, Wagub Cok Ace tak henti-hentinya mengapresiasi inisiatif anak-anak muda, terutama yang dari Ubud, Gianyar akan semangatnya menjaga serta melestarikan kebudayaan Bali.

“Saya sangat terharu, perjuangan generasi saya dalam melestarikan kebudayaan, kini diteruskan oleh anak-anak kita, bahkan dengan cara yang lebih hebat lagi,” katanya pada acara yang turut juga dihadiri oleh Penglingsir Puri Ubud, Camat Ubud Ir. Suwija, Lurah Ubud I Gusti Ngurah Suastika, Perbekel di sekitar Kecamatan Ubud, serta puluhan anak muda Ubud. 

Wagub Cok Ace yang juga merupakan tokoh Puri Ubud itu pun mengatakan kekaguman serta semangatnya menjadi pendamping Gubernur Bali Wayan Koster pada periode ini, karena semangat Gubernur Bali yang benar-benar ingin memproteksi budaya Bali bahkan menggaungkan hingga ke mancanegara.

Dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Pemprov Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Wayan Koster ingin membawa Bali menuju era baru tanpa meninggalkan taksu kebudayaan Bali itu sendiri.

“Saat ini kita hanya menggaungkan kebanggaan kita menjadi orang Bali, tinggal di Bali namun lupa menjalankan spirit dan menjaga taksu Bali itu sendiri. Saat ini, banyak anak muda yang sudah terdegradasi akan nilai-nilai budaya Bali, namun saya masih bangga masih banyak anak muda yang bersemangat menjaga alam, budaya dan manusia Bali yang sebenarnya,” jelasnya.

Ke depan, Wagub Cok Ace berharap spirit ini tidak luntur, bahkan makin membara. Ia menggugah anak-anak muda terutama dari Ubud untuk membangkitkan spirit itu mulai dari desa kecil ini, desa yang sudah sangat terkenal akan budayanya bahkan sejak Indonesia belum merdeka. 




“Desa yang berada di tengah pulau Bali, dan yang akan menyangga Bali dari segi seni, adat dan budaya,” imbuhnya. Ia pun mengajak anak-anak muda untuk lebih kreatif menyelenggarakan kegiatan seni dan budaya.

“Ke depan, setelah Pasar Ubud selesai mari kita buat Pesta Kesenian Ubud, atau mungkin kita ubah juga nama-nama jalan di Ubud sesuai dengan nama seniman dan budayawan dari sini,” tandasnya.

Sementara Ketua Yayasan Janahita Mandala Ubud Cokorda Gde Agung Ichiro Sukawati menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan berbagai pihak akan terselenggaranya acara ini.

Menurutnya, Yayasan yang dipimpinnya bertujuan tidak hanya mengenalkan dan melestarikan kebudayaan, namun lebih dari itu pihaknya ingin mengajak anak-anak muda untuk berpikir dan bertindak secara kritis dan kreatif dalam mengembangkan kebudayaan. 

Menurutnya, perjalanan Yayasan ini masih sangat pendek, dan memerlukan dukungan banyak pihak untuk mencapai cita-cita luhur tersebut. Untuk itu, tak henti-hentinya ia berdoa dan berusaha agar semangatnya bersama Yayasan yang dipimpinnya bisa berkembang dan menular ke anak-anak muda lainnya.

Ketua Panitia Ubud Campuhan Budaya tahun 2022 Cokorda Gde Bayu Putra melaporkan bahwa Festival tersebut berlangsung selama tiga hari yaitu dari tanggal 25-27 Nopember 2022. 

Dalam perjalanannya Yayasan ini telah menerbitkan dua buah karya buku, sehingga acara ini juga merupakan bentuk apresiasi kepada para penulis, editor dan kontributor buku-buku tersebut.

Sama halnya dengan Ketua Yayasan Janahita Mandala Ubud, ia pun menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang pengenalan kebudayaan bagi pemuda, namun juga untuk memberikan ruang inovasi untuk mereka. 

Pada acara malam tersebut juga dihadirkan karya tabuh bertajuk Jing-Jing yang diciptakan oleh Alm. Cokorda Agung Mas serta Pembacaan Kekawin Gajah Mada yang ditulis oleh Alm. Cokorda Gde Ngurah.( Mul/tra).

Ny. Putri Koster Hadiri Rakornas TP PKK 2022 Dibuka Ibu Iriana 

JAKARTA ll BM-NEWS.COM l Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster secara langsung menghadiri Rapat Koordinasi Nasional TP PKK 2022, di JIEXPO Convention Centre, Jakarta, Senin, (28/11).


Dalam kesempatan tersebut, Ibu Iriana Joko Widodo secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tahun 2022.

Dalam sambutannya, Ibu Iriana menyampaikan, penyelenggaraan rakornas dilakukan guna menyelaraskan pencapaian target program agar gerakan PKK makin maju dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Rakornas ini sangat penting untuk menyelaraskan program dan juga pencapaian target-target program yang telah diselenggarakan PKK, membuat gerakan PKK makin maju dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Ibu Iriana.

Dalam menghadapi krisis pangan yang saat ini terjadi, menurut Ibu Iriana, sejumlah program dapat dilakukan oleh penggerak PKK seperti penguatan kemandirian dan ketahanan pangan keluarga dengan gerakan menanam tanaman yang bermanfaat bagi konsumsi keluarga. Ibu Iriana berharap para anggota PKK dapat terjun langsung ke wilayah masing-masing untuk meninjau pelaksanaan program di lapangan.

“Saya berharap untuk penanaman toga (tanaman obat keluarga) juga dilanjutkan kembali karena sekarang adanya pandemi ini tanaman toga sangat bermanfaat bagi kita semuanya,” lanjutnya.



Pada kesempatan tersebut, Ibu Iriana juga mendorong para anggota penggerak PKK untuk dapat menjaga ketahanan dan kesehatan keluarga dengan meningkatkan daya tahan tubuh seperti dengan berolahraga dan menjaga pola makanan sehat.

Selain itu, Ibu Iriana juga meminta para anggota PKK membangun solidaritas antar tetangga dengan memperkuat semangat gotong royong.

“Membangun solidaritas dan kepedulian sosial antar tetangga, antar kampung, antar sesama dengan memperkuat semangat saling membantu dan bergotong-royong,” kata Ibu Iriana.

Di samping itu, Ibu Iriana juga mengingatkan pentingnya mengembangkan ketahanan ekonomi keluarga dengan mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan industri rumah tangga. Di bidang teknologi, Ibu Iriana mendorong para anggota penggerak PKK untuk menumbuhkan literasi digital di lingkungan keluarga.

“Juga menumbuhkan literasi digital di keluarga, menyediakan lebih banyak waktu untuk mendampingi putra-putri kita agar mampu beradaptasi dengan cepat dan juga bersikap bijak di era digital,” tambahnya.

Pada akhir sambutannya, Ibu Iriana berharap penyelenggaraan rakornas tersebut menghasilkan gagasan pemikiran yang dapat meningkatkan kapasitas kelembagaan PKK agar tumbuh lebih kuat dan hebat.


“Semoga rakornas ini berlangsung lancar dan sukses, menghasilkan gagasan-gagasan dan pemikiran maju yang dapat meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan kelembagaan PKK agar tumbuh makin kuat, hebat, dan maju,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Ny. Putri Koster didampingi oleh Pengurus PKK Provinsi Bali dan Ketua TP PKK Kabupaten Klungkung, Gianyar, Buleleng, Jembrana dan Kota Denpasar, serta perwakilan dari Kabupaten Lainnya.(Eka/tra).

0 Comments

Leave a comment

Kode Acak