Info Terkini Seputar Prokes, Vaksinasi, Isoter dan Covid 19


 Tim Yustisi Denpasar Kembali Jaring 32 Pelanggar Prokes 


BM-NEWS.COM ll DENPASAR lTim Yustisi Kota Denpasar kembali menjaring 32 orang pelanggar protokol kesehatan di TL Jalan Gelogor Carik Desa Pemogan Kecamatan Denpasar Selatan, Senin (20/9) kemarin.

Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, 32 orang tersebut terjaring karena kedapatan tidak menggunakn masker dan salah menggunakan masker, saat Tim Yustisi melakukan penertiban protokol kesehatan PPKM Level 3.

"Supaya mereka tidak melanggar lagi 16 orang dibina karena salah menggunakan masker dan 16 orang di denda karena tidak menggunakan masker," ungkap Sayoga.

Dalam penertiban tersebut Sayoga mengaku bagi pelanggar yang tidak menggunakan masker  diberikan  masker secara gratis. Selain itu pihaknya juga memberikan edukasi agar pelanggar selalu mentaati protokol kesehatan.

Yang terpenting  saat melakukan aktivitas di luar rumah selalu menggunakan masker, agar tidak terpapar virus covid 19. 

Dalam upaya menekan penularan covid 19, selaku penegak perda pihaknya akan terus melakukan penertiban protokol kesehatan dalam pelaksanaan PPKM level 3 di seluruh  titik yang ada di Kota Denpasar.  Penertiban akan dilakukan baik di pagi, siang maupun malam hari. (Hms/tra)

Antisipasi Terjadinya Tindak Kriminal Serta Penularan Kasus Covid-19


Desa Dauh Puri Kangin Laksanakan Pendataan Penduduk 

BM-NEWS.COM ll DENPASARl  Sebagai upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan penduduk serta mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, Desa Dauh Puri Kangin melaksanakan sidak pendataan kepada penduduk non permanen di desa setempat, Minggu (19/9) malam.

Perbekel Desa Dauh Puri Kangin, Ni Ketut Angreni Wati saat dikonfirmasi mengatakan kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, yang dimulai dari tanggal 17, 18, dan 19 September 2021.

Dalam pendataan penduduk ini kami bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kelian adat, dan Pecalang desa setempat serta aparat terkait lainnya.

Lebih lanjut dikatakannya, pelaksanaan pendataan penduduk ini kami menyasar seluruh penduduk non permanen yang tinggal di wilayah Desa Dauh Puri Kangin yang meliputi Banjar Titih Kaler, Banjar Titih Tengah, Banjar Titih Kelod, Banjar Gemeh, dan Banjar Suci. 

“Kegiatan ini kami laksanakan rutin setiap tahunnya guna meningkatkan kenyamanan serta keamanan masyarakat, dan sebagai upaya antisipasi adanya tindak kriminal,” ujar Ketut Anggreni.

Selebihnya dikatakan Ketut Anggreni, selama pendataan ini kami mendata sebanyak 270 orang penduduk pendatang dengan rincian laki-laki sebanyak 164 orang dan perempuan sebanyak 106 orang.

“Untuk yang belum memiliki KTP Denpasar diharapkan segera untuk mengurus KTP sehingga kedepannya lebih mudah untuk mendata.

Dan kami berharap adanya kerjasama dengan tuan rumah pemilik kost atau kontrakan juga mengingatkan kewajiban tersebut kepada pengontrak sehingga kedepannya dapat mengantisipasi adanya tindak kriminal yang ada di Kota Denpasar dan khususnya di Desa Dauh Puri Kangin,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan pendataan penduduk ini juga untuk menciptakan tertib administrasi kependudukan.(hms/tra)

Sekitar 284 Orang Desa Pemecutan Kelod Ikuti Vaksinasi Dosis II 


BM-NEWS.COM ll DENPASARlbPemerintah Kota Denpasar berupaya melakukan percepatan vaksinasi dengan pola berbasis Banjar. Kali ini pelaksanan vaksinasi dosis II berbasis banjar berlangsung di Banjar Pekandelan Desa Pemecutan Kelod Senin (20/9) kemarin.

Perbekel Desa Pemecutan Kelod I Wayan Tantra mengatakan, pelaksanan vaksinasi dosis II di Banjar Pekandelan diikuti sebanyak 274 orang. Jumlah  tersebut kurang dari target yang ditentukan.

"Seharusnya yang ikut vaksin hari ini sebanyak 321orang namun karena ada halangan dan tidak lolos secrening yang ikut hanya 274 orang," jelas Tantra.

Lebih lanjut ia mengatakan, proses pelaksanan vaksin berjalan lancar, bagi yang belum vaksin hari ini akan diarahkan ke Puskesmas II Denpasar Barat. 

Untuk itu pihaknya meminta   Kepala Dusun atau Kelian Banjar untuk mengarahkan masyarakat  yang belum vaksin hari ini agar mengikuti di Puskesmas II Denpasar Barat.

Mengingat pelaksaan Vaksin dosis kedua di Desa Pemecutan Kolod telah berlangsung dari tanggal 4 Agustus lalu. Dengan diberikan vaksin ini diharapkan dapat menekan penularan covid 19.

Selain itu  pihaknya juga berharap masyarakat mengikuti program pemerintah dan mentaati protokol kesehatan untuk menekan penularan covid 19. (Hms/tra).

Prosentase Pasian Sembuh Covid-19 Terus Meningkat

Juru Bicara Satgas  Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

BM-NEWS.COM ll DENPASARl Konsistensi penambahan kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar secara otomatis meningkatkan prosentase kesembuhan pasien. Berdasarkan data resmi pada Senin (20/9) pasien sembuh tercatat bertambah sebanyak 94 orang. Sementara, kasus positif Covid-19 bertambah 31 orang dan kasus meninggal dunia  bertambah 4 orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi menjelaskan, kendati kasus covid 19 di Denpasar sudah semakin menurun dan melandai namun penularan virus covid 19 masih ditemukan, oleh karena itu ia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan. 

"Kondisi  ini harus menjadi perhatian kita bersama, tidak boleh kendor dalam menerapkan protokol kesehatan, karena jika lengah dan abai dengan prokes tidak menutup kemungkinan kasus covid sewaktu waktu bisa kembali meningkat.

Sehinggadiperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," ujar Dewa Rai

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 37.112 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 35.422 orang  (95,45) persen), meninggal dunia sebanyak 942 orang (2,53 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 748 orang (2,02 persen).

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini.

Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 3 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat.

Jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam  beberapa minggu terakhir kasus mengalami peningkatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. 

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ajak Dewa Rai  

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

"Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan)," kata Dewa Rai. (Hms/tra).

0 Comments

Leave a comment

Kode Acak