Info Terkini Seputar Yustisi, Limbah, PPKM, Covid 19 dan Eco Enzyme


Tim Yustisi  Berikan Bantuan Sembako Bagi  Pelanggar Prokes



BM-NEWS.COM ll DENPASAR l Tim Yustisi Kota Denpasar Jaring 7 orang pelanggar protokol kesehatan saat melakukan penertiban PPKM Darurat Level 4 di TL. Jalan Wr. Supratman, Jalan Sulatri dan Jalan Waribang Desa Kesiman Petilan   Kecamatan Denpasar Timur Jumat (30/7).

Kasatpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan,  penertiban kali ini satu orang di denda di tempat karena tidak menggunakan masker dan 6 orang diberikan pembinaan karena salah menggunakan masker.

Penertiban kali ini sedikit berbeda dari sebelumnya karena bagi pelanggar yang di denda maupun di berikan pembinaan mendapat bantuan sembako. Langkah ini dilakukan untuk mengingatkan mereka  setiap membeli atau melihat sembako menjadi ingat dengan Satpol PP.

Begitu juga sebaliknya ketika lihat Satpol PP   mereka langsung ingat pernah melakukan pelanggaran protokol kesehatan. "Dengan cara itu mereka akan sadar atas kesalahannya," ungkap Sayoga.

Sayoga juga mengaku penertiban seperti ini merupakan  penertiban humanis, karena sampai kapan  pun pelanggar itu akan mengingat tentang kesalahanya. 

Lebih lanjut Sayoga mengaku selain pelanggar dalam penertiban kali ini pihaknya juga memberikan bantuan sembako kepada masyarakat Desa Kesiman Kertalangu yang terdampak pandemi covid 19.

Hal ini juga dilakukan mengingat partisipasi dan kesadaran masyarakat terhadap mentaati protokol kesehatan mengalami peningkatan. "Ini terbukti penertiban kali ini kami hanya menjaring 1 orang yang tidak menggunakan masker," jelasnya 

Dengan meningkatnya kesadaran msyarakat akan pentingnya mentaati protokol kesehatan diharapkan penyebaran virus covid bisa melandai.

Untuk mengatansipasi   penularan covid 19, pihaknya bersama Tim Yustisi Kota Denpasar akan terus secara rutin melaksanakan penertiban protokol kesehatan PPKM Darurat level 4 di seluruh wilayah yang di Kota Denpasar. ((Ayu/tra)

Buang Limbah Sembarangan,  Didenda 1 Juta Rupiah  


BM-NEWS.COM ll DENPASAR l Salah satu warga kedapatan membuang limbah hasil produksi pemotongan hewan ke saluran atau drainase di Jalan Cekomaria Desa Peguyangan Kangin,  Denpasar Utara menjalani sidang tindak tipiring ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri Denpasar Jumat (30/7).

Sidang dipimpin Hakim Hari Supriyanto, SH., MH di dampingi Panitera  I Wayan Dereda, SH menjatuhkan denda kepada warga yang berinisial IKS  sebesar Rp 1.000.000, biaya perkara sidang Rp. 2.000 dengan subsider kurungan selama 15 hari

Kasatpol PP Kota Denpasar I Dewa Gede Anom Sayoga usai sidang mengatakan, pelaksanaan sidang tipiring ini sebagai upaya penegakan Perda dan memberikan pembelajaran serta untuk memberikan efek jera bagi masyarakat yang melanggar perda. 

"Sidang Tipiring ini bukan untuk mencari kesalahan melainkan menegakan perda dan mensosialisasikan perda itu sendiri  sehingga masyarakat dapat mentaatinya," katanya

Lebih lanjut dikatakan, masih adanya laporan dari masyarakat akan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat menjadikan Sat Pol PP Kota Denpasar gencar melaksanakan sidak. Hal ini juga guna memastikan tidak adanya aktivitas yang justru dapat merugikan dan mengganggu orang lain termasuk pencemaran lingkungan. 

"Tindakan penegakan perda ini akan terus kami lakukan sampai masyarakat paham akan pentingnya taat aturan," kata Sayoga

Menurut Dewa Sayoga, adapun keseluruhan pelanggar dinyatakan bersalah dan melanggar Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum . (Ayu/tra)

Tim Yustisi Gelar Mobilitas Warga Pelaksanaan PPKM Level IV


BM-NEWS.COM ll DENPASAR l Tim Yustisi Kota Denpasar terus gencar melaksanakan pemantauan prokes, terlebih saat ini sedang dilakukannya Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level IV. Kegiatan pemantauan kali ini dilaksanakan secara mobile dan stationer dibeberapa jalur masuk ke wilayah Kota Denpasar, Kamis (30/7) malam.

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga saat dikonfirmasi mengatakan pemantauan kali ini dilaksanakan bersama unsur TNI, Polri, Dishub, Pol PP, dan BPBD. “Pemantauan ini dilaksanakan guna lebih mengoptimalkan penerapan protokol kesehatan pada masa pelaksanaan PPKM level IV dan untuk mengantisipasi penyebaran virus yang lebih meluas di masyarakat di Kota Denpasar”, ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, adapun pelaksanaan pemantauan kali ini dibagi menjadi 2 tim yakni tim mobile dan tim stationer. Tim mobile melaksanakan pemantauan PPKM level IV secara keliling, yang dimulai dari Kantor Satpol PP Kota Denpasar lalu menuju Jalan Hayam Wuruk, Jalan Hasanudin, Jalan Cokroaminoto, dan Jalan Gatot Subroto. Dan dalam penyisirannya tim mobile Cakra 1 menindak usaha fitness yang melanggar aturan di Jalan Tantular Renon untuk diproses lebih lanjut. Sementara  untuk Tim Stationer melaksanakan pemantauannya di pos-pos penyekatan di jalur masuk wilayah Denpasar seperti di Lapangan Puputan, pos Jalan A. Yani – Jalan Antasura, pos Jalan Trenggana – Jalan Trengguli, pos Jalan Nangka Utara – Jalan Kemuda, pos Jalan Gunung Salak, pos Gunung Sang Hyang, pos Jalan Seroja – Jalan Kemuda, dan pos Jalan Gatsu Barat – Jalan Kebo Iwa, ujarnya.

“Dalam pelaksanaan ini kami menghimbau kepada pelaku usaha terkait pelaksanaaan PPKM Level IV dan melaksanakan pemantauan untuk warga yang masuk wilayah Denpasar agar melengkapi syarat-syarat seperti surat keterangan kerja maupun surat bukti vaksin, sehingga  penyebaran virus yang lebih meluas dapat dikendalikan. Dan kami berharap agar semua lapisan masyarakat selalu taat menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti anjuran pemerintah sehingga tidak ada lagi penambahan kasus penularan virus di Kota Denpasar,” kata Dewa Sayoga. Seperti diketahui tim Satgas dan tim yustisi Kota Denpasar tiap hari baik siang hari maupun malam hari terus melakukan pemantauan dan edukasi terkait penerapan protokol kesehatan di masyarakat. " Kami ajak semua masyarakat untuk selalu taat dan disiplin dalam menerapkan Prokes, untuk kepentingan kita bersama," ajaknya

(tra).

Kasus Sembuh 243 Orang, Kasus Positif Meningkat 589 Orang


Juru Bicara Satgas  Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai

BM-NEWS.COM ll DENPASAR l Meski kasus sembuh secara konsisten terus bertambah, kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar kembali meningkat. Berdasarkan data resmi pada Jumat (30/7), kasus sembuh bertambah sebanyak 243 orang. Pun demikian, penambahan kasus positif tercatat mengalami peningkatan di angka 589 orang dan kasus meninggal dunia bertambah 6 orang.

“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal dunia bertambah 6 orang, kasus sembuh covid 19 hari ini bertambah 243 orang dan kasus positif Covid-19 sebanyak 589 orang, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM Level 4,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 25.259 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 19.396 orang  (76,79 persen), meninggal dunia sebanyak 495 orang (1,96 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak  5.368 orang (21,25 persen).

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktifitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 4 Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam  beberapa minggu terakhir kasus mengalami peningkatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.  Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19," ajak Dewa Rai 

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. 

"Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan)," kata Dewa Rai. (Hms/tra).

Pemkot Semprotkan Eco Enzyme di  Seluruh Jalan Desa dan Lurah

 

BM-NEWS.COM ll DENPASAR lPemerintah Kota Denpasar terus berupaya menekan penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Salah satu langkah yang dilakukan adalah  melakukan penyemprotan eco enzyme ke udara sebagai disinfektan alami dan ramah lingkungan secara bekelanjutan.

Kadis DPMD Kota Denpasar IB Alit Wiradana mengatakan, penyemprotan secara simbolis telah dilakukan Bapak Walikota Denpasar IGN Jaya Negara minggu lalu. Untuk kegiatan selanjutnya dilaksanakan  setiap Hari Selasa dan Jumat.

Untuk hari ini  Jumat (30/7)  dimulai dari Depan Pura Jagatnatha dan menyebar ke seluruh Desa/Lurah se Kota Denpasar.  

"Eco enzyme yang diseprotkan sebanyak 8 tangki mobil. Setiap kecamatan mendapat  jatah 2 tangki mobil," ungkap Alit Wiradana.

Lebih lanjut dikatakan, delapan tangki mobil tersebut dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, serta dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Denpasar dengan menyasar ruas wilayah desa/kelurahan di Kota Denpasar

Penyemprotan  yang dilakukan bersama komunitas eco enzyme Nusantara dapat memberikan dampak baik bagi lingkungan, khususnya di Kota Denpasar. Terlebih dalam masa pandemi saat ini dengan cairan eco enzyme yang terbuat dari fermentasi buah berfungsi sebagai disinfektan alami diharapkan dapat memutus penyebaran Covid-19.

“Untuk itu kami ucapkan terimakasih untuk komunitas peduli lingkungan dalam hal ini Komunitas Eco Enzyme Nusantara yang telah melaksanakan kegiatan penyemprotan keliling untuk membersihkan udara Kota Denpasar,” ungkapnya.

Lebih lanjut Alit Wiradana mengatakan Eco Enzyme merupakan produk metabolit sekunder yang merupakan sabun udara. Eco Enzyme juga merupakan produk metabolit sekunder yang merupakan sabun udara.

Produk ini dihasilkan oleh mikroba anerob serta mengandung senyawa radikal hidroksil (OH radikal) dan ion hirdoksil (OH-). Setelah disemprotkan ke udara senyawa ini akan bereaksi terhadap polutan sehingga menghasilkan produk akhir berupa oksigen (O2). Oksigen inilah yang nantinya bertindak sebagai prekursor pembentukan ozon.

Untuk itu diharapkan kegiatan ini dapat memberi manfaat yang baik kedepannya terkhusus di masa pandemi saat ini. Selain itu bisa membantu mengurangi beban alam dengan Pengelolaan sampah berbasis sumber. (Ayu/tra)

0 Comments

Leave a comment

Kode Acak